Sabtu, 01 Oktober 2022

Lagi-lagi Lapas Menjadi Sumber Pengedaran Narkoba Jenis Sabu. Satu Pelaku Di Amankan

By: admin
20 September 2022
Dilihat 58 kali

SURABAYA.Mediatrans9.com.

Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap kasus peredaran dan penyalagunaan narkotika jenis sabu-sabu. 

Satu orang pengedar narkotika jenis sabu di amankan dalam rumah Gang Ngamarto depan Tower Balas Klumprik Kota Surabaya pada hari senin pada tanggal 22 agustus 2022 sekitar pukul 17:00 wib.

Tersangka yang di amankan inisial MI umur 36 tahun pekerjaan sopir jenis kelamin laki laki, pendidikan terakhir SMK, alamat Jalan Griya Kebraon Barat, Kebraon Kecamatan Karangpilang Surabaya. 

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel Marunduri menjelaskan bahwa benar telah terjdi penyalahgunaan dan peredaran Narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh Tersangka MI pada hari Senin tanggal 22 Agustus 2022 sekira Pukul 17.00 wib.

"Sewaktu didalam rumah Gang Ngamarto depan Tower Balas Klumprik Surabaya dan saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti sebagaimana tersebut diatas," kata Daniel Marunduri. 

Menurutnya, masih kata Daniel, dari hasil keterangan tersangka bahwa mendapatkan narkotika jenis sabu diatas dengan cara dititipi oleh saudara MNR (Lapas) untuk diranjau atas perintah MNR (Lapas), 

"Adapun maksud dan tujuan tersangka, melakukan perbuatan tersebut untuk mendapatkan upah atau komisi," ungkapnya. 

Dari hasil pengungkapan kali ini, anggota menyita barang bukti  10 (sepuluh) plastik klip yang didalam nya diduga berisi narkotika jenis sabu berat masing-masing (0,34 gram, 0,58 gram, 0,58 gram, 0,58 gram, 0,58 gram, 0,58 gram, 0,58 gram, 0,58 gram, 0,60 gram, 0,60 gram) dengan berat keseluruhan + 5,6 (lima koma enam) gram berikut plastik klip nya, 1 (satu) Buah Timbangan Elektrik, 2 (dua) bendel plastik klip kosong, 1 (satu) buku catatan penjualan, 1 (satu) kotak kecil bekas lampu, 
f. Uang tunai sebesar Rp. 1.100.000,- (satu juta seratus ribu rupiah), 1 (satu) buah handphone merk Infinix Smart 5 warna hitam.

"Tersangka akan ditetapkan dalam Pasal 114 Ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika," Tegasnya. (Ismail)