Sabtu, 25 September 2021

Pelaksanaan SKD CPNS Kabupaten Jember Diikuti 3.342 Peserta Berebut 634 Formasi

By: admin
14 September 2021
Dilihat 428 kali

JEMBER, Mediatrans9.com 

Dengan adanya seleksi bisa mendapatkan SDM yang mempuni,targetnya dari formasi yang tersedia,bertujuan mendapatkan sumber daya manusia yang bagus dan mendapatkan calon ASN yang berkualitas dan berintegritas,dilihat dari peserta persaingannya luar biasa.

 Hari ini, sebanyak 3.342 peserta CPNS di Kabupaten Jember, mulai mengikuti tahapan seleksi untuk mengisi  634 formasi yang tersedia.  Pelaksanaan Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) CPNS 2021 di Gedung Balai Serbaguna Jember, Selasa (14/09/2021).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Jember, Sukowinarno saat ditemui dilokasi, menjelaskan bahwa, tahapan pelaksanaan berjalan seperti dijadwalkan.

“Alhamdulillah pelaksanaan sampai dengan sesi ini lancar,” tutur Sukowinarno.

Lebih lanjut, Sukowinarno mengatakan sesi satu dimulai proses pemeriksaan berkas jam 6:30, kemudian pada jam 08:00 peserta mengerjakan sampai 9:40, total 1 jam 40 menit dengan soal 110.

“Tadi di sesi pertama dari 200 peserta yang tidak hadir ada 10 orang dan di seai kedua ada 9 orang total 19 orang,” ungkapnya.

Sampai dengan berlangsungnya ujian, Sukowinarno mengatakan para peserta yang tidak hadir itu tidak memberikan konfirmasi. Sehingga, pihak panitia menyatakan gugur.

“Peserta itu tidak ada konfirmasi kepada petugas. Ya sehingga dinyatakan gugur sesuai dengan SOPnya,” tegasnya.

Lebih jauh Sukowinarno mengungkapkan untuk persyaratan masuk dengan swab antigen itu bukan sebuah kendala. Karena, di Jember sendiri untuk para  swab antipesertagen di gratiskan di puskesmas.

“Sebetulnya kalau swab itu di puskesmas sudah di gratiskan. Seperti kata bapak bupati kemarin,” katanya.

Ia menjelaskan, kalaupun peserta ada yang terkonfirmasi positif covid-19, bisa konfirmasi ke petugas dan di buatkan re sechedul.

Selain itu, sarana prasarana yang terkendala pada saat Bupati Jember Hendy Siswanto meninjau, kini sudah dipastikan aman.

“Alhamdulillah dengan peninjauan dari Bupati kemarin ada hikmahnya untuk kami. Seperti listrik, langsung di tindak lanjuti, dan kita mendapatkan jaminan aman dari PLN. Jaringan internet kami menyediakan dua pendor yang berbeda, kami melakukan simulasi, kalaupun ada kendala dalam waktu beberapa menit bisa kami selesaikan. Terkait dengan genset juga sudah kita siapkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ahmad Purnomo, salah satu peserta seleksi mengungkapkan sudah melakukan persiapan dengan matang untuk mengikuti seleksi tersebut.

“Persiapannya minta doa pada orang tua, belajar lebih giat juga katena melihat persaingan ketat. Kesulitan yang di hadapi nilai nya pebih tinggi dari tahun kemarin kalau sekarang,” pungkasnya.  (dik)