KOTA PAGARALAM, Mediatrans9.com
Aksi perampokan terjadi di kantor cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Pagaralam, Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan pada Jumat (16/7/2021) sekitar pukul 12.15 WIB.
Dalam aksi perampokan ini ternyata diwarnai penyanderaan terhadap salah seorang Karyawan Bank yang berada dilokasi kejadian.
Kepala Cabang BRI Pagaralam, Muhammad Arif Rahardjo kepada Awak media mengatakan, penyanderaan itu dilakukan pelaku seorang diri terhadap salah seorang karyawati yang di bagian dana dan jasa.
Menurut Arif, sebelum masuk dan melakukan penyanderaan, pelaku yang menggunakan sepeda motor ini sempat berputar-putar di sekeliling kantor cabang BRI Pagaralam guna melihat situasi.
Hasil dari rekaman CCTV, menurut Arif pelaku sempat mengurungkan niat pada saat melihat karyawan keluar dari pintu belakang.
“Namun setelah melihat karyawan lain sudah berangkat shalat Jumat, pelaku kembali lagi sekaligus masuk untuk mengambil apa yang ada di dalam kantor,” tutur Arif.
Arif mengungkapkan dari gerak-gerik hasil dari rekaman kamera pengintai, pelaku ini diduga kuat sudah sangat mengenal area kantor BRI.
Dugaan ini muncul menurut Arif, karena pelaku sangat tahu letak ruang penyortiran uang dan bisa tahu di mana pintu masuk yang tidak ada petugas keamaan.
Ditambahkan Arif, saat masuk di ruang penyortiran uang, ternyata pelaku tidak menemukan uang di dalam ruang penyortiran ini,
pelaku yang membawa senjata tajam jenis parang sempat melakukan penyanderaan dan penyekapan terhadap seorang karyawati di bagian dana dan jasa.
Tak menemukan uang di ruang penyortiran, pelaku kemudian masuk ke ruang teller, Nah, di ruang teller inilah, pelaku menemukan uang di dalam keranjang dan mengambilnya tanpa sisa.
Agar aksinya berjalan mulus, pelaku menakut-nakuti karyawan di bagian teller dengan menggunakan senjata tajam jenis parang.
Setelah berhasil mendapatkan uang, pelaku dengan cepat menaiki sepeda motornya yang diparkir di samping kantor dan kabur ke arah Simpang Manna.
Pastinya, tambah Arif, akibat peristiwa perampokan ini setelah dihitung dengan seksama, kerugian BRI akibat musibah ini sebesar Rp 21.045.000.
Arif mengatakan, untuk mengungkap siapa pelaku perampokan ini, pihaknya sudah melaporkan kasus ini Polres Pagar alam.
“Nasabah tidak perlu khawatir untuk menabung di BRI karena semua kerugian itu ditanggung oleh pihak asuransi,” kata Arif.
Guna mengantisipasi agar peristiwa ini tidak terulang, Arif mengatakan, pihaknya sore tadi sudah memasang pagar di bagian samping maupun belakang kantor Bank BRI.
Kepala Perwakilan Sumsel Donnal Febra
