Jumat, 04 September 2026

Pelapor Pers Plat Merah Tidak Mencukupi Alat Bukti Kedua Belah Pihak Di Hentikan Dan Minta Maaf

By: admin
10 Maret 2021
Dilihat 784 kali

KOTA PAGARALAM, Mediatrans9.com

Hari ini pihak Polres kota Pagar alam memangil ke kedua belah pihak terkait hasil gelar perkara di Polda Sumsel pada Tangal 16 Februari Yang lalu.' hari ini rabu.10/03/21/ di ruangan Pitkor Polres kota Pagar alam di hentikan karena tidak mencukupi alat bukti untuk di lanjutkan ke rana hukum akhirnya Kapolres kota Pagar alam merekomendasikan untuk islah.

Ketua DPR Kota Pagar alam Jenni Shandiah SE,MH di dampingi Kuasa hukumnya Etal Pargas SH,MH yang menghadiri undangan gelar perkara di ruangan Pitkor Polres kota Pagar alam," hasil dari pada pelimpahan dari polda Sumsel bulan kemarin, penjelasan perkara setatus terlapor surat ketetapan penghentian   penyelidikan tidak memenuhi unsur pidana yang di tuduhkan", ungkapnya.

ditambahkan Jenni," saya sampaikan dan pastikan tidak ada perdamaian dalam kasus ini semua berjalan sesuai dengan prosudur yang ada", tuturnya. 

Kapolres kota Pagar alam AKBP Dolly Gumara S,IK di dampingi AKP  Acep Yuli  Sahara  ketika di konfirmasi mengatakan," hari ini terkait Pers Plat merah kedua belah pihak sudah  kita pangil dan sudah saling memaafkan Islah di katakan penyidik , karena ini miskomunikasi saja, sejauh ini belum cukup bukti untuk dilanjutkan ke Proses Hukum,jadi gelar perkara kita dihentikan dengan melalui mediasi  kasus perkara Pers pelat merah dihentikan" .ungkapnya.

Di sisis  lain Alkafi selaku pelapor, atas Postingan ibu Ketua DPRD  Jenni Shandiyah terkait Pers Pelat Merah di Akun facebook milik pribadinya  Beberapa bulan yang lalu, mengatakan  saat di Wawancarai Awak Media ruangan Pitkor Polres kota Pagar Alam, yang jelas terkait rapat mewakili Insan Pers sebanyak  13 sampai 17 Media yang berbeda, ini sudah selesai dengan saling memaafkan ,Islah mengenai  apakah ada Laporan baru atau tidak untuk sementara ini saya pribadi meminta maaf",unjarnya.

Terlepas ada orang di belakang saya selama ini saya akan menyelesaikannya sendiri," aku sudah sakit kepala,saya mau tenang dengan keluargaku".tutupnya

Kepala Perwakilan Sumsel Donnal Febra B.T