Senin, 31 Agustus 2026

Desa Babadan Pergunakan ( DD ) Tahun 2021 Untuk Bangun Balai Kemasyarakatan Desa

By: admin
06 Juli 2021
Dilihat 999 kali

TULUNGAGUNG, Mediatrans9.com

Penggunaan Dana Desa diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, peningkatan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan dan dituangkan dalam rencana kerja pemerintah desa.

Pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari Dana Desa diutamakan, dilakukan secara swakelola dengan menggunakan sumber daya atau bahan baku lokal, dan diupayakan dengan lebih banyak menyerap tenaga kerja dari masyarakat Desa setempat.

Desa Babadan tepatnya terletak di Kecamatan Karangrejo kabupaten Tulungagung, mempergunakan anggaran Dana Desa nya untuk membangun Balai Kemasyarakatan Desa.

Kepala Desa Babadan Suyitno saat dikonfirmasi tim mediatrans9.com di ruang kerjanya, pada Senin, 5 Juli 2021 mengatakan, Balai Kemasyarakatan Desa di bangun dari anggaran Dana Desa di tahun 2021.

"Dengan volume panjang 17 meter dan luas 4 meter, dan untuk letaknya kita bangun dilantai dua tepat di atas kantor Desa Babadan". kata Suyitno

"Fungsi utamanya untuk segala jenis kegiatan masyarakat kususnya masyarakat Desa Babadan, akan tetapi Balai Kemasyarakat Desa tersebut tidak langsung selesai pembangunannya di tahun ini, dan akan dituntaskan pembangunannya di anggaran tahun berikutnya, baru bisa di fungsikan".terang Suyitno.

Lebih lanjut Kepala Desa Babadan Suyitno juga menjelaskan, anggaran Dana Desa di tahun 2021 tidak hanya di pergunakan untuk pembangunan Balai Kemasyarakatan Desa saja, makanya pembangunan secara bertahap.

"Dana Desa ditahun 2021 selain kita gunakan untuk pembangunan Balai Kemasyarakatan Desa, juga digunakan untuk rehabilitasi saluran irigasi,rabat jalan cor beton, BLT-DD, serta kegiatan lainnya". jelasnya.

"Pemerintah Desa Babadan selalu mempergunakan anggaran Dana Desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, agar bisa meningkatkan kualitas hidup dan penanggulangan kemiskinan masyarakat desa". pungkas Suyitno Kades Babadan. (Rud/berbagai sumber)