Minggu, 30 Agustus 2026

Kapolres Tulungagung Dampingi Kunker Gubernur Jatim di UIN "Sayyid Ali Rahmatullah"

By: admin
19 September 2021
Dilihat 1036 kali

TULUNGAGUNG, Mediatrans9.com

Gubernur Jatim Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M. Si., melaksanakan kunjungan kerja di UIN Sayyid Ali Rahmatullah dan Pendopo "Kongas Arum Kusumaning Bongso" Kabupaten Tulungagung.

Kunjungan tersebut dalam rangka Vaksinasi Massal untuk masyarakat Tulungagung menuju Jawa Timur Herd Immunity, serta meninjau perkembangan Covid-19 di Kabupaten Tulungagung, tepatnya pada hari Sabtu 18 September 2021, pukul 15.30 s/d 19.00 WiB.

Dalam kunjungannya Gubernur Jatim didampingi oleh, Sekdaprov Jatim Dr. Ir. HERU TJAHYONO, M.M, Kapolres Tulungagung, AKBP HANDONO SUBIAKTO, S.H., S.I.K., M.H., Bupati Tulungagung Drs. MARYOTO BIROWO, M.M., Dandim 0807 Tulungagung LETKOL INF. YOKI MALINTON K.SH.M.Tr (Han) M.l.Pol, Sekda Kab. Tulungagung Drs. SUKAJI, M. Si., 

Ketua PW ISNU Jatim Prof. Dr. Mas'ud Said, PHD., Rektor UIN Prof. Dr. Martuhin, MAS., Rois Syuriah PCNU Tulungagung KH. Mukhson Hamdani., Ketua PCNU Tulungagung KH. Abdul Hakim Mustofa., Muslimat NU., Fatayat NU., IPPNU., IPNU Kabupaten Tulungagung., juga Ikut mendampingi kunjungan Gubernur Jatim.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya, mengajak semua komponen untuk menjaga status Level 1 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang disandang Jatim.

Menurutnya,  pencapaian level 1 ini juga berkat peran serta dari semua pihak.

Perihal tersebut disampaikan Gubernur Khofifah, saat meninjau vaksinasi massal ISNU Jawa Timur, di Gedung KH Arief Mustaqiem.

“Pendekatan Pentahelix yang sudah dilaksanakan, yakni  ada pemerintah, swasta, perguruan tinggi, media dan masyarakat", jelas Gubernur Jatim

"Lima komponen ini saya mohon tetap kompak dan terus dipertahankan,” ujar Gubernur Jatim

Diketahui, lima komponen di Jatim ini bukan hanya bersinergi, namun juga kerja keras untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Karena itu Gubernur Jatim berharap semua tetap kompak, menjaga level 1. diantaranya dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, dan percepatan vaksinasi.

“Jika bisa tetap dijaga, pembelajaran tatap muka bisa dipercepat", harap Gubernur Jatim

"Sekarang masih terbatas, bertahap bisa ditingkatkan lagi,” sambung Gubernur Khofifah.

Lebih lanjut Gubernur Jatim menerangkan, selain itu pencapaian Level 1 juga memungkinkan melakukan penguatan di sektor lain, seperti pariwisata.

"Seluruh kegiatan interaksi masyarakat yang selama ini dibatasi bisa pula dimulai bertahap, Jika Covid-19 semakin terkendali, maka ekonomi akan tumbuh dan bangkit", terang Gubernur Jatim

“Mohon semua bisa jaga protokol kesehatan. bisa seiring melakukan percepatan vaksinasi,” pungkasnya

Sebelumnya Gubernur Jawa Timur menyampaikan, Jawa Timur menjadi provinsi pertama dari 34 provinsi di Indonesia yang mencapai level 1.
Hal ini berdasarkan hasil asesmen Kementerian Kesehatan dengan standar WHO. (Rud)