PROBOLINGGO, Mediatrans9.com
Pengurus DPP Perempuan Tani HKTI melaksanakan kunjungan ke tambak udang intensif di desa Karanganyar kecamatan Paiton kabupaten Probolinggo,Minggu 11/10/2020
Pada kesempatan itu, Perempuan Tani HKTI berdialog langsung dengan pengelola tambak udang intensif, Catur Iwan.
Kepada Perempuan Tani HKTI, Iwan mengutarakan, "Sekarang ada penyakit baru yang menjangkit udang di usia di bawah satu bulan. Sebagai antisipasinya, kami lakukan sterilisasi air laut yang nihil residu racunnya.", terangnya. (Minggu,11/10/2020)
Untuk menguji kualitas Benur, Iwan menjelaskan, "Kami tes dulu di lab, diambil sample untuk diketahui besaran angka kehidupannya.", kata Iwan.
Iwan menerangkan, "Pemerintah melalui BPAP memfasilitasi adanya laboratorium baru yang mana di sana mampu mendeteksi adanya penyakit, termasuk penyakit baru ini yang dinamakan AHPND.", paparnya.
Pada kesempatan itu, Perempuan Tani HKTI Jatim juga mengamati pengolahan makanan udang, cara mengambil kotoran udang, menyaring dan memilah udang yang kurang sehat segera dikeluarkan dari kolam.
Dibutuhkan keseriusan dalam budidaya udang Vanamme. Adapun proses pengambilan kotoran udang, penyaringan dan pemilahan tersebut dilakukan setiap hari.
Diwakili Veronika, Perempuan Tani HKTI Jatim menyampaikan harapannya agar produktifitas udang Vanamme bisa lebih dimaksimalkan.
"Oleh sebab udang Vanamme ini cukup potensial untuk dibudidayakan dan sebagai komoditi ekspor yang memiliki peluang besar serta diminati di pasar dunia, maka harapan kami agar produktifitas udang Vanamme bisa lebih dimaksimalkan.", pungkas Veronika.
(5R)
