Sabtu, 29 Agustus 2026

Warga Campurdarat Tulungagung Nekad Terjun Ke Dalam Sumur

By: admin
20 Oktober 2021
Dilihat 1322 kali

TULUNGAGUNG, Mediatrans9.com

Warga Dusun Bangus,Rt 05/RW 03 Desa Wates, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, tepatnya pada hari Rabu 20 Oktober 2021, pagi sekira pukul 04.00 WIB digegerkan adanya kejadian percobaan bunuh diri dengan cara masuk ke dalam sumur. Korban diketahui berinisial YT (49), Lk, warga desa setempat.

Kapolsek Campurdarat Iptu Triyanto melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko SH, dalam rilis berita yang di terima tim mediatrans9.com mengatakan, Benar, sekitar pukul 04.30 WIB Polsek Campurdarat telah menerima laporan kejadian percobaan bunuh diri dari salah satu perangkat desa setempat.

Lebih lanjut Iptu Nenny menjelaskan, pada Rabu (20/10/2021) sekitar pukul 03.00 WIB YP, pr , (istri korban) mengetahui suaminya (korban) sedang meracik racun tikus, selanjutnya istri korban merebut racun tikus tersebut, selanjutnya, sekitar pukul 04.00 wib, istri korban menyuruh suaminya untuk mandi. 

"Tidak lama berselang istri korban mendengar suara seperti benda jatuh kedalam sumur", kata Iptu Nenny

"Kemudian istri korban mengecek ke sumur dan melihat suaminya sudah berada di dalam sumur dalam keadaan masih hidup dan air sumur sebatas leher suaminya. Selanjutnya istri korban berteriak minta tolong kepada warga sekitar", jelas Iptu Nenny

"Mendengar teriakan YP, warga sekitar yang mendengar suara minta tolong langsung berdatangan ke lokasi kejadian selanjutnya warga menolong korban dengan mengikat badan korban menggunakan sarung dan tali", masih menurut penjelasan Iptu Nenny

"Beberapa saat kemudian korban berhasil diangkat keatas dengan kondisi luka lecet dan lebam di bagian dahi, selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Tulungagung untuk dilakukan perawatan medis", terang Kasi Humas Polres Tulungagung

Lanjut Iptu Nenny dalam rilisnya, Setelah menerima laporan dari warga, Petugas Polsek Campurdarat bersama Tim Inafis dan SPKT Polres Tulungagung selanjutnya mendatangi lokasi  guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Menurut keterangan dari saksi bahwa korban selama 1 bulan terakhir mengalami sakit asam lambung, sehingga sering bingung dan mudah takut", pungkas Iptu Nenny.   ( rud )