PROBOLINGGO,Mediatrans9.com
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari Saat memberikan arahan maraknya aksi kejahatan di Kota Probolinggo akhir-akhir ini, menjadi perhatian serius Polres Probolinggo Kota untuk bisa mengungkap pelaku dan jaringan aksi kejahatan yang cukup meresahkan masyarakat itu.
Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Raden Muhammad Jauhari menyikapi serius persoalan tindakan kejahatan curanmor, baik pembegalan, motor, pencurian maupun penjambretan yang marak terjadi.
"Kami sudah membentuk tim dari jajaran reskrim Polres Probolinggp Kota dan Polsek Jajaran untuk menyikapi persoalan kriminalitas tindak kejahatan curanmor, " kata Jauhari, kepada media Trans9 Jumat (04/12/2020).
Kapolres Probolinggo Kota juga mengaku bahwa sudah melakukan pemetaan untuk membongkar jaringan begal yang ada di wilayahnya termasuk juga jaringan bengkel yang dijadikan tempat penadah motor hasil kejahatan.
"Kita akan lakukan pengungkapan mulai dari hilir hingga hulu, nanti kita angkan bongkar jaringan itu. Ini akan menjadi antensi khusus kami," ujarnya.
"Selain itu untuk memudahkan dalam pengungkapan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Jauhari meminta kepada masyarakat untuk bisa memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika mengetahui adanya jaringan para pelaku tindak kejahatan curanmor.
"Kami juga akan memasang spanduk tentang wilayah yang dinilai rawan jambret atau pencurian motor. Bahkan kami juga berkoordinasi dengan pihak Polres lain dan juga Polda berkaitan dengan hal ini," jelasnya.
Semakin tingginya aksi kejahatan jalanan, Jauhari juga menegaskan akan menargetkan kepada anggotanya untuk segera mengungkap pelaku-pelaku kejahatan baik jambret maupun begal motor. "Kita doakan saja dalam waktu dekat semoga bisa terungkap," tutup mantan Kapolsek Tanah Abang itu.(MasDQ)
