Senin, 31 Agustus 2026
Foto : Paguyuban Pasar Minulyo Pacitan menggelar event Kirab Tumpeng Agung Pacitan gotong Royong bersamaan dengan even "Rawat Jagad", Sabtu (29/7)

Kirap Tumpeng Agung Pacitan Gotong Royong Digelar Paguyuban Pasar Minulyo

By: admin
29 Juli 2023
Dilihat 471 kali

Pacitan, Trans9

Paguyuban Pasar Minulyo Pacitan kembali menggelar event Kirab Tumpeng Agung Pacitan gotong Royong bersamaan dengan even "Rawat Jagad" Gelaran event besar tahunan kali ini masuk tahun ke- 2 tepat dilaksanakan pada 29 Juli 2023, bertempat di Lokasi Pasar Minulyo jalan Gatot Subroto Pacitan, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Sabtu, (29/07/2023) dimulai pukul 08.00 sampai selesai. 

Ketua Paguyuban Pasar Minulyo Nanang Anshori panggilan Manyul menyatakan bahwa event besar kali ini disengkuyung (didukung) oleh para Paguyuban, Sesepuh, Tokoh Masyarakat, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan. Tahun ini Kirap Tumpeng Agung sekaligus  acara Ruwat Jagad lebih bermakna dan lebih punya greget, ketika ada keterlibatan langsung pihak Pemerintahan Daerah yang selalu bersama rakyat.

“Tahun ini Puji Dumateng Gusti, sudah mulai nyata bentuk dukungan pihak Pemerintah Daerah Pacitan, yakni keterlibatan Bupati Indrata Nur Bayuaji, Sekda Heru Wiwoho, Kepala Dinas Pariwisata Turmudi, Camat Pacitan dan beserta jajarannya yang sekaligus dihadiri para tokoh masyarakat dalam rangkaian event yang terkait Tumpeng Agung Pacitan Gotong Royong berjalan dengan baik dan sukses," jelas Manyul.

Sementara itu kita harus memiliki kewajiban dan tanggung jawab yang lebih besar lagi terkait perkembangan kebudayaan di Kabupaten Pacitan.

“Diadakan Tumpeng Agung ini untuk mengikat tali silaturahmi antara pedagang dan pedagang, pedagang dan pembeli, serta diwujudkan melatih keiklasan untuk bersedekah agar kita bisa selalu mewujudkan guyub rukun," pungkasnya.

Terlihat Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji sangat bersemangat memberi apresiasi pelaksanaan acara Tumpeng Agung yang diprakarsai oleh paguyuban pasar minulyo tersebut, dalam balutan  berpakem Busana Jawa (blangkon, beskap tanpa alas kaki. (ttk).