Sabtu, 12 September 2026

Lestarikan Budaya Leluhur :  Tradisi Bersih Desa Sumberejo Madiun Dengan Kirap Budaya Disambut Antusias oleh Warga  

By: admin
18 Juli 2025
Dilihat 365 kali

Madiun, mediatrans"9

Desa Sumberejo Kecamatan Geger Kabupaten Madiun baru-baru ini menyelenggarakan tradisi tahunan yang penuh makna, yaitu Upacara Bersih Desa. Acara ini, yang diadakan pada tanggal 14 Juli 2025, bertepatan dengan hari Senin Pahing dalam kalender Jawa di bulan Muharram, merupakan bentuk rasa syukur dan upaya melestarikan budaya leluhur yang telah diwariskan turun-temurun. Dikenal dengan keunikan dan kekhasannya, tradisi Bersih Desa kali ini disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh seluruh warga desa.

Memahami Makna Tradisi Bersih Desa

Tradisi Bersih Desa merupakan salah satu ritual penting dalam kehidupan masyarakat Desa Sumberejo. dengan mengadakan Festival Kirab Budaya diikuti seluruh warga masyarakat Desa Sumberejo yang diwakili seluruh RT untuk berpartisipasi dalam kegiatan festival Kirab Budaya tersebut , dimulai lam 12.30 mulai jalan sampai selesai. 

Kegiatan Tradisi Bersih Desa ini bertujuan untuk membersihkan lingkungan desa secara simbolis dan spiritual, serta untuk memohon keselamatan dan keberkahan bagi seluruh warga. biasanya acara ini dilaksanakan di area Makam  yang merupakan leluhur yang membabat alas dan turut membentuk Desa Sumberejo. Makam ini memiliki makna historis dan spiritual yang mendalam bagi masyarakat setempat.

Doa Bersama: Memohon Berkah dan Keselamatan

Pelaksanaan Upacara Bersih Desa dimulai dengan kegiatan pembersihan lingkungan di sekitar area Makam   secara gotong royong. Salah satu bagian paling sakral dari Upacara Bersih Desa adalah upacara doa bersamaTahlilan  yang dilaksanakan di area Punden.Acara ini dipimpin oleh tokoh agama setempat dan diikuti oleh seluruh warga desa. Dalam doa ini, masyarakat memanjatkan doa untuk keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan desa. Doa bersama ini menjadi saat yang penuh khidmat, di mana setiap warga mengharapkan agar Tuhan memberikan perlindungan dan berkah bagi desa dan setelah itu diteruskan acara  Langen Beksan ( Tayuban) dari Seni kerawitan Mugi Laras Madiun. 

Dalam suasana yang khusyuk, doa bersama juga menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan di antara warga. Keselarasan dan rasa syukur yang ditunjukkan selama upacara mencerminkan kekuatan komunitas Desa Sumberejo dalam menghadapi tantangan bersama.

Dukungan dari Pemerintah Desa

Kepala Desa Sumberejo" Ahmad Murodi "  memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan tradisi Bersih Desa tahun ini. “Kami sangat senang melihat antusiasme warga dalam menyambut tradisi ini. Tradisi Bersih Desa bukan hanya tentang menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga tentang melestarikan nilai-nilai budaya dan memperkuat rasa kebersamaan di antara kita. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi.”

Semoga semangat dan nilai-nilai positif dari tradisi Bersih Desa ini terus terjaga dan diteruskan kepada generasi mendatang. Bersama-sama, mari kita terus lestarikan budaya leluhur dan wujudkan Desa Sumberejo sebagai desa yang harmonis dan berbudaya!"pungkasnya ( Julioe)