JEMBER, Mediatrans9.com
Pentingnya bekerjasama antara Pemerintah Desa dan Kelurahan dengan Pemerintah Kabupaten dalam penyelesaian suatu masalah yang terjadi di wilayah masing-masing.
Demikian disampaikan dalam rapat yang digelar oleh Bupati Jember, Ir.H. Hendy Siswanto dan Wakil Bupati MB. Firjaun Barlaman bersama para penyelenggara Pemerintah Kecamatan, Desa dan Kelurahan, di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Kamis (08/04).
“Bapak, ibu kepala desa (kades) adalah pelayan masyarakat sama seperti saya. Kita selesaikan masalah Jember bersama dengan kerja tim, kita harus sering berkomunikasi terutama mengenai masalah yang berada di lapangan, " kata Bupati Hendy.
Acara dihadiri oleh semua Camat, Kepala Desa dan Lurah yang ada di Kabupaten Jember.
Dalam kesempatan ini, Bupati Hendy menyampaikan tentang pencanangan desa pintar (smartvillage) bagi desa atau kelurahan yang tergolong mandiri dan maju dengan adanya digitalisasi sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan ekononi bahkan mengembangkan desa wisata.
Mengenai Alokasi Dana Desa (ADD) di tahun 2021 yang diharapkan Rp 174.175.595.100 ini diharapkan dapat digunakan sebaik mungkin untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Jember.
Selanjutnya dibahas mengenai kebijakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang juga akan dilaksanakan tahun ini dibiayai APBD secara proporsional dengan memperhitungkan jumlah DPS dan TPS.
“Tidak ada iuran-iuran lagi, jadi silakan yang ingin mencalonkan kepala desa gratis, tidak boleh ada pemungutan dalam Pilkades, sehingga kami ingin Jember menjadi Kabupaten percontohan Pilkades, ” terang Bupati. (dik)
