Senin, 31 Agustus 2026

Resmikan Bendungan Tugu Trenggalek, Presiden Joko Widodo Berharap Aktifitas Pertanian Masyarakat Bisa Semakin Produktif

By: admin
01 Desember 2021
Dilihat 813 kali

TRENGGALEK, Mediatrans9.com

Presiden RI Ir. Joko Widodo meresmikan Bendungan Tugu, Kabupaten Trenggalek. Bendungan kebanggan warga Trenggalek ini berada tepatnya di Desa Nglinggis Kecamatan Tugu yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Ponorogo.

Presiden RI berangkat dari Lanud Iswahyudi Magetan dan landing menggunakan helicopter di stadion Menak Sopal Trenggalek. Dilanjutkan perjalanan via darat menuju Bendungan Tugu. Turut menyambut kedatangan Presiden RI jajaran Forkopimda Provinsi Jatim diantaranya, Gubernur  Chofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI. Suharyanto dan Wagub Jatim Dr. H. Emil Elistianto Dardak, jajaran Forkopimda Trenggalek  serta sejumlah pejabat dan kementerian lainnya.

Presiden Jokowi mengungkapkan, rasa syukur dengan diresmikannya bendungan Tugu yang berada di Kabupaten Trenggalek Provinsi Jawa Timur ini. Dimana dalam pembangunan PSN Bendungan, terdapat 2 buah bendungan yang berlokasi di Kabupaten Trenggalek, yaitu Bendungan Tugu yang sudah diresmikan ini dan Bendungan Bagong yang ditargetkan rampung pada awal 2024.

Presiden Jokowi juga berharap, bendungan yang baru diresmikan dapat segera dimanfaatkan dalam rangka mendorong ketahanan pangan di Indonesia khususnya Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Trenggalek

.

“Saya harapkan dengan adanya Bendungan ini aktifitas pertanian masyarakat bisa semakin produktif, lebih sering bisa menanam dan panen sehingga diharapkan pendapatannya meningkat,” harap Presiden Jokowi.

Usai peresmian, Presiden menyempatkan diri menghadiri penanaman padi dan pengolahan tanah serta berbincang dengan para petani di Desa Buluagung Kecamatan Karangan.

Sebelum kembali ke Jakarta, Presiden Joko Widodo berkenan meninjau dan meresmikan pasar Pon Trenggalek yang berada di pusat kota. Dalam kesempatan tersebut, Presiden berkeliling pasar dan berdialog dengan para pedagang. Bukan itu saja, Presiden juga membagikan bingkisan berisi sembako kepada ratusan tukang becak yang beroperasi di seputaran pasar Pon.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin juga mengatakan bahwa, dengan diresmikannya Bendungan Tugu ini menjadi kabar membahagiakan bagi Kabupaten Trenggalek.  Diharapkan dengan adanya bendungan, swasembada pangan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya produktifitas di sektor pertanian.

“Ini sudah menjadi kenyataan, bahwa ada satu sarana reduksi terhadap banjir, khususnya di aliran Sungai Ngasinan yang menuju ke Niama,” ungkap Bupati Arifin.

Sementara itu, Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera, S.H., S.I.K., M.H. menuturkan, untuk proses pengamanan kunjungan Presiden RI ini, pihaknya menerjunkan ratusan personel Polri dari Polres Trenggalek, BKO Polres Ponorogo, Tulungagung Blitar kota dan Kediri Kota serta Brimob Polda Jatim.

Personel pengamanan tersebut berkolaborasi bersama unsur TNI dan stakeholder lainnya yang disebar disepanjang rute serta beberapa titik yang menjadi sasaran kunjungan Presiden RI.

Pihaknya juga menyampaikan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh, turut bergembira menyambut kunjungan Presiden mulai dari kedatangan hingga kepulangannya.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan kunjungan presiden dalam rangka peresmian Bendungan Tugu Trenggalek berjalan aman, lancar dan kondusif. Apresiasi dari bapak Kapolda Jatim untuk seluruh tenaga pengamanan yang terlibat dan khususnya masyarakat Trenggalek yang turut mendukung kegiatan ini hingga selesai.” Ujar AKBP Dwiasi.

Sebagai informasi, Proyek strategis nasional Bendungan Tugu Desa Nglinggis Kabupaten Trenggalek yang berada di samping ruas jalan nasional Trenggalek-Ponorogo ini dibangun Kementerian PUPR sejak Januari 2014 lalu. Bendungan Tugu memiliki kapasitas 12 juta meter kubik dengan luas area genangan mencapai 41,8 hektare. Selain mampu mereduksi potensi banjir juga dimanfaatkan sebagai sarana irigasi mencapai 1.200 hektare lahan pertanian di Trenggalek.

Selain untuk memenuhi ketersediaan air baku dan penanggulangan banjir, Bendungan Tugu kedepan juga dimanfaatkan menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) yang memiliki daya 0,4 Megawatt.

Perlu diketahui juga bahwa, Bendungan Tugu Kabupaten Trenggalek memanfaatkan aliran sungai di Desa Nglinggis Kecamatan Tugu sebagai sumber air yang sangat potensial yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Trenggalek.

Kondisi umum topografi Bendungan Tugu adalah aliran sungai Keser yang diapit perbukitan Gunung Temon dan Gunung Kuncur.  

Secara umum sejak pembangunannya yang diawali pada 2014, pekerjaaan pembangunan Bendungan Tugu dapat berjalan dengan baik.  Pekerjaan tersebut dapat berjalan lancar berkat sinergi yang baik sehingga dapat memenuhi harapan masyarakat. (Rudi/berbagai Sumber)