Kamis, 24 September 2026

"Terlalu" Siswi SMP Dicabuli Mantan Sekdes Hingga Hamil

By: admin
14 November 2020
Dilihat 707 kali

PROBOLINGGO, Mediatrans9.com

Perbuatan Sdr, seorang mantan carik (sekretaris desa) di Kecamatan Sumber Kabupaten Probolinggo ini sungguh bejat. Warga Desa Pandansari itu tega mencabuli Mawar (nama samaran) keponakannya sendiri, sampai hamil.

Mawar baru berusia 14 tahun. Saat ini ia masih duduk di bangku SMP. Kasus ini sudah dilaporkan keluarga Mawar pada Rabu (11/11/2020) kepada yang berwajib. Selanjutnya, kasus ini ditangani Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Probolinggo.

Kepala Desa (Kades) Pandansari Tiarso mengatakan, kejadian ini memang sudah ia ketahui. Bahkan, dua hari lalu, ia sempat mendapatkan laporan langsung dari orang tua korban. “Memang benar, sebelum ke polres, keluarga memberitahukan peristiwa itu pada kami,” katanya kepada awak media Trans9 kemarin (12/11/2020).

Dan kini kasus tersebut sudah dalam penanganan Unit PPA Polres Probolinggo. “Bagaimana hasilnya, kami juga belum mendapatkan info dari petugas. Setahu kami dari keluarga, korban divisum di RSUD Waluyo Jati Kraksaan,” kata Kades Tiarso.

Sebelum laporan ke Polres, menurut Tiarso, keluarga korban sempat marah pada pelaku. Bahkan, saat itu pelaku sempat dipanggil ke rumah korban untuk membicarakan hal tersebut. “Ya sempat cekcok mulut. Ramai banget. Untungnya sebelum bertamu ke rumah ayah korban pelaku dicegah oleh nenek dari korban,biar tidak terjadi hal yg tidak kita inginkan, kami dan warga lain bisa mengondisikan suasana,” katanya.

Tak berselang lama, pelaku dan istrinya keluar kemudian pergi. “Infonya sampai kemarin rumahnya kosong. Belum tahu ke mana,” ujar Kades.

Berdasar keterangan keluarga, pencabulan itu dilakukan Sdr  beberapa bulan lalu. Korban yang masih duduk di bangku SMP sudah terbiasa diantar jemput oleh Sdr yang tak lain pakdenya sendiri. “Pelaku kan kerja di kecamatan. Korban di SMP dekat sana. Nah orang tuanya  nggak ada sepeda. Makanya dititipkan ke pelaku karena dia juga pakdenya,” terang Kades.

Namun, minggu kemarin, korban mendadak aneh. Ia jadi sering mengeluh mual. “Kemudian korban diperiksakan ke dukun anak, ternyata nggak berani, karena ada isinya. Keluarga juga mencoba ke bidan desa setempat, dan hasilnya positif,” tambah Kades. 
Setelah didesak oleh orang tua korban, ternyata pelakunya adalah mantan carik Pandansari. “Ya keluarga murka, dan langsung laporan ke Polres Probolinggo tadi malam,” terang Kades Tiarso.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Rizky Santosa membenarkan adanya kasus asusila dari Kecamatan Sumber yang kini ditangani PPA. “Benar, masih proses penyelidikan,” terangnya.

Camat Sumber Edi Sunyoto prihatin dengan kasus pencabulan Mawar oleh pakdenya sendiri, yaitu Sdr. Pasalnya, Sdr ternyata masih merupakan staf di Kecamatan Sumber.

Sejak tahun 2018, Sdr ditarik menjadi staf di Kecamatan Sumber. “Dulu menang carik Pandansari, sekarang di kantor kecamatan,” ujar Camat Edi.

Menurutnya, kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang diduga dilakukan Sdr diserahkan sepenuhnya pada proses hukum. “Sekarang kan ditangani polres. Bagaimana hasilnya, kami serahkan kepada proses hukum berlaku,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah kecamatan Sumber juga sudah berkoordinasi dengan Inspektorat dan BKD Pemkab Probolinggo terkait permasalahan ini. “Jadi menunggu hasil proses hukum saja. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Inspektorat dan BKD,” terang Camat.

Sementara itu, Kades Pandansari Tiarso mengatakan bahwa sejak 2018 lalu Sdr sudah tidak lagi menjadi carik atau sekretaris desa. “Karena ada peraturan ASN di desa ditarik ke kecamatan semua,” ujarnya.

Dalam kasus ini, menurut Kades Tiarso, sebagai pemerintahan desa sangat menyayangkan sekali terjadi peristiwa ini karena Sdr adalah seorang ASN yang sepantasnya memberikan contoh yang baik bagi masyarakat terutama msyarakat Pandansari ini dan pihak keluarga korban meminta hukuman yang setimpal bagi pelaku Sdr. “Ya harapannya seperti itu, karena korban juga masih di bawah umur,dan juga sudah dianggapnya anaknya sendiri," pungkasnya. (5RMQ)